BPOM Pastikan Makanan di Pasar Beduk Aman di Konsumsi    

Rabu, 08 Mei 2019 - 16:41:02


Makanan yang di jual di pasar bedug dipastikan BPOM aman
Makanan yang di jual di pasar bedug dipastikan BPOM aman /

Radarjambi.co.id - KOTA JAMBI - Badan pengawas obat dan makanan (BPOM) Provinsi Jambi melakukan pengecekan makanan seluruh pasar bedug yang ada di Provinsi Jambi.

Ini untuk memastikan agar makanan yang dijual pada saat bulan suci Ramadan aman dan terbebas dari bahan berbahaya seperti formalin dan boraks.

Disampaikan oleh Kepala BPOM Jambi, Antoni Asdi bahwa pelaksanaan uji sampling pangan di seluruh pasar bedug dimulai dari hari pertama pasar bedug dibuka di Kota Jambi.

Untuk pengecekan awal dilakukan di pasar beduk Jalan As’Saad dan pasar bedug yang ada di Kecamatan Kotabaru samping kantor Walikota Jambi.

“Ada dua tim yang bergerak langsung dan menyusuri pasar bedug di kota Jambi ini untuk memastikan agar makanan yang dijual aman untuk dikonsumsi. Untuk masing masing pasar bedug kita ambil sample makanan sebanyak 30 hingga 35 jenis. Pengambilan samplenya kita acak. Tidak semuanya. Dan beberapa diantaranya yang kita curigai saja,”terangnya saat ditemui di Pasar Bedug Pasar Kota Jambi.

Dijelaskannya bahwa Pengecekan pangan untuk melihat apakah makanan tersebut mengandung boraks, formalin, metalin yang sangat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat. 

Caranya adalah dengan mengambil beberapa sampling makanan dari setiap pasar beduk yang ada. Lalu makanan tersebut langsung di cek di lokasi.

“Berdasarkan pengecekan, belum kita temukan makanan berbuka puasa mengandung formalin dan zat pewarna berbahaya. Baik yang di pasar yang dikelola pemerintah maupun swasta,”ujarnya.

Menurutnya, BPOM Jambi juga melakukan pengawasan untuk memantau produk yang kedaluwarsa namun hingga saat ini belum menemukan produk yang telah habis jangka waktunya dalam jumlah besar.

“Yang perlu diwaspadai itu yang ada zat pewarnanya, misalnya tampak mencolok dan cerah. Itu patut diwaspadai,”ujarnya.

Menurutnya, jika terbukti, maka pedagang tersebut akan diberi sanksi dan dilaporkan langsung kepada kepala daerah masing-masing.

“Jika terbukti ada makanan yang mengandung boraks atau formalin maka untuk di kota Jambi kita akan langsung lapor ke walikota dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar ditindaklanjuti dan diberi pembinaan . Hal yang sama juga akan kita lakukan di Kabupaten lainnya. Sebab kita akan keliling ke pasar bedug yang ada di seluruh Provinsi Jambi. Setelah Kota Jambi, kita akan cek ke Kerinci dan Kabupaten lainnya,”terangnya.

Sementara itu Walikota Jambi Syarif Fasha mengingatkan kepada masyarakat agar tidak sembarangan membeli panganan berbuka puasa.

Fasha menganjurkan untuk membeli makanan di pasar bedug yang dikelola oleh Pemerintah Kota Jambi dan yang direkomendasikan oleh BPOM. Sebab menurutnya, BPOM sudah melakukan pengecekan beberapa sample makanan di beberapa pasar bedug.

“Untuk masyarakat kita himbau agar tidak sembarangan membeli makanan berbuka. Sebab kita tidak tahu apakah itu aman atau tidaknya. Belilah makanan di pasar bedug yang dikelola pemerintah dan direkomendasikan oleh BPOM. Sebab sudah dilakukan pengecekan oleh BPOM dan kami menjamin makanan tersebut tidak berbahaya,”terangnya.

 

 

Reporter : Musriah

Editor     : Ansori